Senin, 29 Januari 2018

Dunia Fantasi Anak Bersama Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura


Di Desa Manonggal belum ada pendidikan untuk anak usia dini, padahal pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan suatu hal yang penting. PAUD akan memberikan persiapan anak menghadapi masa-masa kedepannya. Di usia dini, mereka akan diajarkan dengan cara yang mereka ketahui, yakni lewat bermain. Tetapi bukan sekedar bermain, tetapi bermain yang diarahkan. Lewat bermain yang diarahkan, mereka bisa belajar banyak; cara bersosialisasi, problem solving, negosiasi, manajemen waktu, resolusi konflik, berada dalam grup besar/kecik, kewajiban sosial, serta 1-3 bahasa.
            Melihat latar belakang tersebut, Mahasiswa KKN Kelompok 31 UTM membuat program kerja Dunia Fantasi Anak. Dunia fantasi anak merupakan salah satu program kerja KKN 31 di desa Manonggal. Dunia fantasi anak dilaksanakan dua kali dalam satu minggu yaitu hari rabu dan sabtu. Dunia fantasi anak hanya dilaksanakan pada dua dusun yaitu Dusun Penyaguan dan Billeh. Alasan dunia fantasi anak hanya dilakukan di dua dusun karena hanya pada dusun tersebut terdapat anak-anak usia 3-6 tahun, sesuai dengan syarat dari program kerja dunia fantasi anak.
Pada hari pertama pelaksanaan dunia fantasi anak, anak-anak belajar memperkenalkan nama, mengenal anggota tubuh, belajar bernyanyi “balonku”, dan menari “baby shark”. Anak-anak sangat antusias mengikuti fantasi anak, selain anak-anak yang merasa antusias para orang tua juga ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan fantasi anak.

Diharapkan, melalui Dunia Fantasi Anak ini memberikan manfaat yaitu membantu anak-anak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan, serta melatih anak-anak agar berani dalam berbicara, bernyanyi, dan bergerak.

0 komentar:

Posting Komentar